Jumat, 07 Desember 2012

Drama Natal Sekolah Minggu Desember 2012

DRAMA NATAL ANAK

SDN 001 SEKIJANG DAN SM HKI RESORT KHUSUS PEKANBARU

JUDUL : HADIAH YANG PALING BERHARGA


 

SINOPSIS:

5 orang anak sedang bersedih karena di hari Natal ini, mereka tidak mendapatkan hadiah yang mereka inginkan. Tiba- tiba muncul seorang anak miskin dihadapan mereka yang sangat sederhana, namun sinar kebahagiaan tampak dari wajahnya. Kelima anak yang cemberut itu pun bertanya apa rahasia senyuman manis si anak miskin itu. Rahasianya pun dibisikkan oleh si anak. Rahasianya adalah Hadiah yang kekal yang tidak pernah habis. Ke 5 anak itu pun terkejut. Mereka penasaran dan ingin memiliki hadiah yang kekal itu. Merekapun mengikuti si anak miskin kemanapun dia pergi. Hingga akhirnya, si anak sederhana bertemu seorang nenek tua terjatuh dan sayur- sayur jualannya berserakan di lantai. Si anak miskin membantu si nenek dengan penuh kasih. Si nenek membisikkan sesuatu kepada anak itu. Anaksederhana itupun pergi sambil melompat- lompat gembira. Ke 5 anak itu menanyakan si nenek, apa yang dibisikkan si nenek kepada anak itu, nenek itu mengatakan " hatinya penuh KASIH" Lalu si anak miskin sederhana bertemu dengan seorang anak gelandangan yang sedang mengamen dan anak itupun memberikan uang recehan sambil tersenyum. Anak gelandangan itupun membisikkan sesuatu kepada si anak sederhana itu. Ke- 5 anak itu lagi2 bertanya kepada anak gelandangan itu anak itu menjawab "hatinya penuh KASIH". Ke- 5 anak makin penasaran. Lalu mereka meniru perbuatan si anak untuk membuktikan apakah mereka bisa sebahagia itu bila melakukannya. Lalu mereka memberinya baju yang bagus dan anak itu begitu gembira sambil mengucapkan terimakasih berulangkali. Ajaib, hati mereka ber 5 pun ikut gembira karena melihat anak itu gembira. Lalu mereka menemui anak sederhana itu dan mengucapkan terimakasih karena telah memberi mereka hadiah yang kekal. Anak sederhana itu mengatakan, hadiah itu bukan darinya, tetapi berasal dari Allah yang sudah terlebih dahulu mengasihi manusia melalui kelahiran Yesus Kristus. Karena Allah memberi KASIH, maka kitapun memiliki KASIH. Itulah hadiah kekal yang tak pernah habis, yang membuat manusia yang memilikinya selalu merasa bahagia.

PEMAIN DRAMA

  1. Si Sehat        : seorang anak bertubuh besar memegang coklat
  2. Si Kaya        : seorang anak berpakaian bagus dengan banyak uang
  3. Si Keren    : Seorang anak cantik dengan banyak perhiasan
  4. Si Ganteng    : Seorang anak laki- laki ganteng dengan pakaian rapid an bagus
  5. Si Pintar    : Seorang anak berkacamata dan memegang buku
  6. Narator        : pembawa cerita
  7. Si Sederhana    : Seorang perempuan yang berpakaian biasa tapi bersih
  8. Nenek        : tua dan bertongkat
  9. Pengamen    : seorang anak dengan baju kumal
  10. Gelandangan    : seorang anak dengan baju koyak- koyak

DRAMA

Babak 1

(Dipanggung ada 5 orang anak yang sedang duduk dengan wajah cemberut dan tidak bersemangat)

Narator         : Selamat Natal Anak- anak!... loh, kok pada cemberut semua ? Ini kan hari Natal, biasanya kita merayakannya dengan penuh sukacita. Kenapa wajah kalian bersedih?

Si Sehat    : Aku sedih, karena mama ku gak kasih aku hadiah coklat yang aku minta di hari Natal ini. . Kalau Siver Queen, Cadbury, ini semua sih sudah biasa. Aku sih mau coklat yang lezat yang belum pernah aku makan, tapi mama ku sibuk. Gak sempat beli katanya. Huh! Kesal deh.

Si Kaya        : Aku kecewa, batal liburan Natal ke Negri Paman Sam. Teman- teman tau gak Negara apa itu? Amerika. Iya, 2 bulan yang lalu papa dan mama mengajak aku merayakan Natal di sana. Wow, coba bayangkan teman- teman..tapi batal deh, karena papaku sibuk dengan proyek kerjanya yang baru.. hmm, mengecewakan!

Si Cantik    : Aku sedih karena di hari Natal ini, baju baruku Cuma ada 1. Biasanya mama belikan 5 baju setiap Natal. Katanya sih, karena Opungku di kampong sedang sakit. Dan papa- mama harus kirim uang ke kampong. Huhhh! Kesal aku! Opung yang sakit, aku yang sial… gak punya banyak baju baru.

Si Ganteng    : Sama dong nasib kita,.. Aku juga lagi kecewa nih, karena Sepatu impianku gagal kumiliki. Masakan harus pake sepatu Natal yang tahun lalu. Malu- maluin. Ini semua gara- gara kakakku harus bayar uang semesteran kuliahnya, eh, aku yang jadi korban. Kesal!

Si Pintar    : Aku yang paling sedih. Aku nih, hobi sekali membaca. Papaku beri aku hadiah natal buku cerita Harry Potter yang edisi terbaru. Aku sangat bahagia. Tapi adikku malah berulah, buku ku hancur di sobekkannya. UUUU…. Sedih sekali…

Narator        : Ooooo… itu ya alasannya sehingga wajah kalian semua pada cemberut. Coba kalian lihat nih, anak perempuan ini..

(Masuk si Sederhana sambil tersenyum gembira)

Si Sederhana    : Teman- teman… mengapa kalian bersedih hanya karena hadiah- hadiah yang mudah habis dan mudah rusak seperti itu? Coba kalian memiliki hadiah seperti hadiahku, pasti kalian tidak akan pernah bersedih.

Ke- 5 anak    : Emang hadiah Natal kamu apa?

Si sederhana    : Hadiah ku itu kekal sifatnya, tidak akan pernah habis, rusak atau hilang. Akan tetap ada selamanya, dan yang terpenting lagi bagi yang memilikinya akan selalu bergembira

Ke- 5 anak    : Apa dong? Berikan kami hadiah itu…

Si Sederhana    : Hmmmm…. (sambil tersenyum). Aku pergi dulu ya… (meninggalkan panggung)

Si Pintar    : He, teman- teman, mau gak kalian merasa bahagia seperti anak itu?

Semua Anak    : Mau! Yuk kita ikuti dia, biar kita tahu apa hadiah yang paling berharga itu..

Babak 2

(Seorang nenek sedang berjalan tertatih-tatih, lalu terjatuh dan sayur jualannya pun berserakan. Si Sederhana lewat dan di belakangnya ada ke 5 anak yang mengikutinya dengan diam- diam)

Nenek        : Aduhhhh, kakiku sakit sekali…

Si Sederhana    : (Sedang lewat lalu cepat- cepat menolong si nenek, mengurut kaki nenek dan
membantunya berdiri serta mengumpulkan sayur2an) Wahhhh… nenek jatuh ya, kasihan sekali… tenang nek, saya akan membantu nenek


Nenek        : Trimakasih ya nak… (membisikkan sesuatu ketelinga anak itu) "hatimu penuh KASIH.."

Si Sederhana    : Trimakasih kembali nek… hati- hati ya nek.. ( sambil pergi dengan tersenyum)

(Ke 5 anak menghampiri si Nenek)

Si Kaya        : Nenek membisikkan apa tadi kepadanya?

Nenek        : Ooo… nenek hanya bilang, hatinya penuh dengan KASIH. Eh, kalian ini siapa?

(Ke 5 anak itu diam saja dan kebingungan)


 


 

Babak 3

(Seorang pengamen sedang mengamen, lalu si Sederhana lewat dan memberinya uang)

Si Sederhana    : Nih dek, aku punya sedikit uang… lumayan beli roti mu.. Eh, kamu gak merayakan natal? Kok di hari Natal masih mengamen?

Pengamen    : Trimakasih, Kak, tapi aku tidak bisa merayakan Natal, karena aku hanya punya baju yang kumal dan robek- robek seperti ini. Jangankan untuk beli baju, makan aja susah

Si Sederhana    : Oooo begitu yaa… Sebentar aku mau ambilkan baju abangku yang sudah gak muat biar untuk kamu ya, biar kamu ikut ke gerejaku merayakan Natal. Mau kan?

Pengamen    : Trimakasih kak… (membisikkan sesuatu ketelinga anak itu) "Kakak sangat penuh KASIH

(Si Sederhana pergi dengan wajah bahagia, ke- 5 anak yang mengikutinya menghampiri si Pengamen)

Si Cantik    : Apa yang kamu bisikkan kepada anak itu?

Pengamen    : Kakak sangat penuh KASIH, itu yang aku katakan, ehh, kalian ini siapa?

Si Ganteng    : (mengeluarkan baju bagius dari tas nya lalu memberinya kepada si pengamen) Nih, tadi kamu bilang, gak bisa ikut merayakan Natal karena gak punya baju ya, nih aku punya banyak baju yang bagus- bagus, kamu pakai aja…

(Ke- 5 anak membantu si Pengamen memakai bajunya, lalu mengajaknya untuk merayakan Natal mereka pergi keluar panggung dengan senyum gembira)


 

Babak 4

Si Sehat        : Ajaib sekali!... Setelah berbuat baik pada anak miskin ini, mengapa hati kita jadi gembira ya teman- teman?

Ke 4 anak     : Iyaaa… mengapa begitu ya?...

Si Sederhana    : (Tiba- tiba datang) Itu artinya, kalian telah mendapatkan Hadiah yang kekal itu

Ke- 5 anak    : Hahhhhhh?? Benarkah??

Si Sederhana    : Iya teman- teman… Hadiah Kekal yang tidak pernah habis dan rusak itu adalah KASIH. Karena Allah yang terlebih dahulu memberi KASIH kepada kita, maka kita juga harus memberi KASIH kepada sesama kita. Kalau kita selalu berbuat KASIH, maka hati kita akan merasa bahagia. Kita akan selalu tertawa dan tersenyum sepanjang hari. Lihat, seperti wajah kalian itu…

(Ke- 5 anak saling melihat dan mereka tertawa bersama)

Narator        : Nahhhhh,… begitu dong…. Hari kelahiran Yesus menjadi penuh sukacita karena hati kalian yang dipenuhi oleh KASIH. Selamat Natal anak- anak semua!

Semua anak    : SELAMAT NATAL!.... Bahagianya hidup dengan kasih


 


 


 


 

I dedicated it for My Lonely Children
– Elina Dona Siagian, S. Th

Selasa, 25 September 2012

Mengajar Sekolah Minggu


Syalom!
Bagi kamu yang terpanggil untuk menjadi seorang guru Sekolah Minggu, tanggungjawabnya besar loh. Kelihatan memang tugas mengajar Sekolah Minggu sangat mudah, tapi sebenarnya, tanggungjawabnya besar loh. Bayangkan saja, kamu harus memperkenalkan Kristus kepada anak- anak. Beberapa kriteria ini harus ada dalam diri kamu. Kalau kamu merasa kriteria dibawah ini sudah ada didalam diri kamu, itu artinya kamu siap untuk beraksi... hehe...( kok seperti mau bermain sinetron aja yaa...)
Nah, kriteria- kriterianya adalah:
1. Sudah lahir baru. Bagaimana kamu mau memperkenalkan kasih Yesus kepada anak- anak, bila kamu sendiri belum mengalami lahir baru. Harus percaya Yesus, rajin berdoa dan rajin membaca Alkitab, itu kriteria utama. Karena yang terpenting, apa yang akan kamu ajarkan kepada anak- anak adalah kesaksian dari pengalaman kamu hidup bersama Kristus
2. Mencintai anak- anak. Mencintai anak- anak membuat kamu merasa betah bergaul denfgan anak
3. Sabar. Butuh kesabaran ekstra untuk mampu menjadi guru bagi anak-anak.
4. Suka membaca. Untuk menambah wawasan, kita perlu banyak membaca.
5. Mau bekerja sama. Ini baik, karena kamu harus bekerja sama dan saling sharing dengan teman- teman satu tim pelayanan SM. Sesama guru Sekolah Minggu harus kompak. Jangan merasa lebih hebat dan lebih mampu daripada teman yang lain. Kekurangan yang satu, menutupi kekurangan yang lain.
Nah, selamat melayani yaa! Roh Kudus Tuhan memampukan kita semua... Selalu bersemangat melayani Tuhan..


Nyanyian Anak Sekolah Minggu